Blog

images (14).jpg

Kajian Uqudullujain-Hak-hak Istri Atas Suami (10)

HAK-ISTRI ATAS SUAMI (10)


Oleh Ust. Zainal Mahfudz


Ketahuilah bahwa dianjurkan bagi suami untuk :

  • – Memberi wasiat (pesan baik) kepada istrinya.
  • – Memberi nafkah kepada istri sesuai kemampuannya
  • – Berusaha sabar dan memaafkan istri apabila istri menyakitinya.
  • – Bersikap lembut kepada istri dengan cara merayu/membujuk atau memberitahu dengan baik, karena wanita itu memang diciptakan dalam keadaan orang yang kurang akalnya dan agamanya.

Dalam sebuah hadits dijelaskan :

لولا أن الله ستر المرأة بالحياء لكانت لا تساوي كفا من تراب
“Andaikan Allah tidak menutupi wanita dengan sifat malu, maka wanita tidak akan sebanding dengan secakup debu.”


  • – Mengarahkan dan menuntun istri ke jalan yang baik.
  • – Mengertikan/mengajari istri tentang sesuatu yang dibutuhkannya dalam agama.

Seperti hukum seputar bersuci, haid, dan ibadah² lainnya, baik yang ibadah wajib maupun yang sunnah.

Jika suami mampu mengajari sendiri istrinya maka bagi istri tidak boleh keluar untuk bertanya kepada ulama walaupun keilmuan suami minim. Akan tetapi jika suami minim keilmuan maka suami bisa menggantikan istri untuk bertanya kepada orang alim kemudian suami memberitahukan kepada istri jawaban dari orang alim tersebut, dan istri sudah tidak perlu keluar.

Jika suami tidak demikian (tidak bisa mengajari dan tidak mau minta fatwa untuk kebutuhan agama istri kepada orang alim) maka istri boleh keluar untuk bertanya ilmu, bahkan harus. Dan dianggap bermaksiat (durhaka) suami yang mencegahnya.

Dan saat istri mencari ilmu yang wajib baginya, maka dia tidak boleh keluar ke majlis ilmu kecuali dengan ridhonya suami.


wallohu a’lam bish shawab


SEMOGA MANFAAT

Comments

No comment yet.

Tulis Komentar