Blog

images (14).jpg

Kajian Uqudullujain-Hak-hak Istri Atas Suami (05)

HAK-HAK ISTRI ATAS SUAMI (05)


Oleh Ustadz. Zainal Mahfudh


Nabi Muhammad SAW bersabda :
“Hak istri atas suami adalah suami memberi makan istri apabila suami makan, suami memberi pakaian istri apabila suami berpakaian, suami tidak boleh memukul pada wajahnya, tidak menjelekkan atau berkata jelek dan tidak boleh mendiamkan kecuali dalam hal menginapi (apabila istri nusyuz)”
[ HR. At-thobroni dan Al-hakim ]


Dalam hadits ini menjelaskan bahwa:


– Suami berkewajiban memenuhi kebutuhan pokok hidup istri sesuai kemampuan suami.
Suami seharusnya merasa malu dan berdosa kepada istri jika sampai tidak bisa memenuhi hak istri dan membiarkan istri mencari kebutuhan hidup sendiri.


– Seorang suami tidak boleh semena-mena atau main pukul terhadap istri.
Andaikan terpaksa memukul untuk memberi pelajaran maka silahkan pukul tapi jangan di kepala atau wajah dan jangan terlalu keras sehingga menimbulkan kesakitan.


– Seorang suami harus menghindarkan berkata jelek atau menjelekkan atau mendoakan jelek kepada istri. Bahkan mendiami istri atau tidak mau bicara sama istri, itu saja juga haram bagi suami.


Dari penjelasan ini semakin jelas bahwa agama sangat menjaga dan melindungi hak dan martabat seorang wanita, agama tidak mengajarkan kedzoliman dan segala bentuk kesewenang-wenangan.

Jikalau suami tidak mau mendatangi hak² istri maka dia berdosa.


Sebagaimana sabda nabi Muhammad SAW :
أيما رجل تزوج امرأة على ما قل من المهر او كثر ليس في نفسه ان يؤدي اليها حقها خدعها فمات ولم يؤد اليها حقها لقى الله يوم القيامة وهو زان.

“Laki-laki manapun memperistri wanita dengan mas kawin sedikit atau banyak dan dalam hatinya tidak ada niatan untuk mendatangi hak istri maka dia telah menipu. Dan seumpama dia mati dalam keadaan belum memenuhi hak istri, maka dia di hari kiamat akan bertemu dengan Alloh dengan status orang yang berzina (berdosa).”


Kesimpulannya : gk siap tanggung jawab, gk siap memenuhi hak istri, dan dari pada mendzolimi istri dan berbuat dosa, mending gk usah rabi…!!!

Wallohu a’lam bish shawab

SEMOGA MANFAAT

Comments

No comment yet.

Tulis Komentar