X

Puasa Sunnah \’Asyuro

Puasa Sunah \’Asyuro


Oleh: Ali Musthofa Siregar (Mahasiswa Tingkat Dua, Univ. al Ahgaff)


Pada tulisan sebelumnya, kita telah membahas puasa sunah Tasu\’a. Maka, pada tulisan kali ini, kita akan membahas puasa sunah \’Asyuro. Puasa sunah \’Asyuro adalah puasa sunah yang dilaksankan pada tanggal sepuluh dari bulan Muharram.

Keutamaan puasa sunah \’Asyuro adalah diampuninya dosa satu tahun sebelumnya, sebagaimana dalam hadis dijelaskan:


صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

\”Puasa hari \’Asyuro, Aku berharap kepada Allah agar mengampuni dosa satu tahun sebelumnya.\” (HR. Muslim)


Catatan :


1) Boleh hukumnya hanya puasa \’Asyuro saja, tanpa puasa sebelumnya atau sesudahnya.

2) Sunahnya berpuasa pada hari sebelum dan sesudah hari \’Asyuro, yaitu berpuasa pada tanggal sembilan, sepuluh dan sebelas dari bulan Muharram. Berdasarkan hadis dari Ahmad bin Hanbal Ra :


\”صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَخَالِفُوا الْيَهُودَ وَصُومُوا قَبْلَهُ يَوْمًا وَبَعْدَهُ يَوْمًا\”

\”Puasalah kamu pada hari \’Asyuro, dan berbedalah kamu dengan Yahudi, serta puasalah kamu satu hari sebelumnya dan satu hari sesudahnya.\”


Berikut lafaz niat puasa sunah \’Asyuro :


نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ عَاشُوْرَاءَ، سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

\”Saya niat puasa besok hari dari puasa \’Asyuro sunah karena Allah Ta\’ala.\”


Berikut lafaz niat puasa sunah hari ke sebelas dari bulan Muharram :


نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنِ اليَوْمِ الْحَادِيَ عَشَرَ مِنَ المُحَرَّمِ، سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى.

\”Saya niat puasa besok hari dari puasa hari kesebelas bulan muharram sunah karena Allah Ta\’ala.\”


Semoga Bermanfaat!


Referensi:


📚 I\’aanah ath-Thoolibiin, Juz 2 Hal. 301
📚 Roudhoh ath-Thoolibiin, Juz 2 Hal. 387
📚 Asnaa al-Mathoolib Juz, 1 Hal. 431
📚 al-Majmu\’ Syarh al-Muhadzdzab, Juz 6 Hal. 382-383

===============

songkok.id: Admin Songkok.co.id