Blog

4 Rahasia Sukses dan Bahagia

4 Rahasia Sukses dan Bahagia

Pesan Utama dari As-Syaikh Al-Faqih Muhammad Ali Ba\’udhon


Oleh : Zainuddin Musthofa (Mahasiswa Tingkat Tiga, Universitas Al-Ahgaff
Fakultas Syariah wal Qonun)


Senin 30 Desember 2019. Dua hari terakhir sebelum memasuki tahun baru 2020 Masehi. Hari itu adalah hari terakhir bagi kami (Mahasiswa Universitas Al-Ahgaff Yaman Semester 5 Jurusan Syariah) untuk belajar ilmu fiqih pada bab mu\’amalah atau biasa kita sebut dengan bab transaksi antar sesama.

Kitab pegangan utama kami di Universitas pada pembahasan furu\’ syariat (fiqih) adalah Kitab Minhajuttholibin. Sebuah kitab besar yang ditulis oleh imam agung kita yaitu Imam Nawawi r.a. Kitab ini adalah kitab yang agung, kitab super, kitab yang menjadi rujukan utama bagi ulama syafi\’iyah pada bidang furu\’. Kitab ini juga menjadi pegangannya para mufti.

Selaku sebagai kitab pegangan para mufti, maka tak heran, apabila As-Syaikh Al-Faqih Al-Zahid Muhammad Ali Ba\’udhon (selaku pengajar/pendidik di Ribath Tarim serta dosen Kitab Minhajuttholibin di Universitas Al-Ahgaff yang menyandang gelar Mufti sekaligus Grand Syaikh di Kota Tarim) mengatakan, \”Ketahuilah! Bahwa Kitab Minhaj ini adalah kitab yang besar, kitab yang agung. Apabila kalian mampu memahaminya, maka kalian akan menjadi ulama\’, rijal, sekaligus mufti. Maka ber-ijtihad dan bersungguh-sungguhlah kalian\”

Syaikh Ba\’udhon adalah seorang syaikh yang tidak hanya mengajarkan ilmu. Akan tetapi beliau juga menjadi pembimbing dan murobbi bagi kami. Usia beliau telah melampaui 80 tahun. Walaupun begitu, semangatnya dalam mendidik dan menyebarkan ilmu serta berkhidmat kepada Rasulullah Saw. tak kendor sedikitpun. Sifat mulia beliau dapat digambarkan sebagai sosok Kitab Ta\’lim Muta\’allim yang berjalan.

Di setiap mengajar, beliau tak pernah luput untuk menyampaikan 4 pesan utama yang wajib ada dan harus senantiasa dijaga serta diamalkan oleh para penuntut ilmu bahkan oleh para muslim sekalian. Apabila 4 perkara ini senantiasa dijaga, maka InsyaAllah akan dibukakan futuh, hidupnya berkah dan bermanfaat, urusan dunia dan akhirat akan lancar dan dipermudah, bahagia dunia serta akhirat. 4 perkara itu adalah :
1. Menjaga sholat 5 waktu dengan berjamaah
2. Jujur (jujur dalam perkataan serta perbuatan)
3. Menunaikan amanah
4. Menjaga kesucian diri (menjaga diri dari perbuatan maupun perkara yang buruk)

Pada setiap pertemuan juga banyak faedah agung yang beliau sampaikan kepada kami. Seperti perintah untuk senantiasa bertakwa kepada Allah Swt. dimanapun dan dalam kondisi apapun, menjauhkan diri dari segala macam kemaksiatan, merasa takut kepada Allah Swt., senantiasa bersyukur atas nikmat Allah Swt. yang telah Ia curahkan kepada kita, dan masih banyak lagi pesan agung dan siraman rohani lainnya.

Singkat tulisan, akhir pertemuan kami pada semester 5, kami merasa sangat beruntung dan bersyukur, karena mendapatkan ijazah zikir-zikir dan wirid-wirid (zikir pagi dan petang) serta ratibnya Imam Al-Haddad r.a. secara langsung. Setelah pengijazahan, beliau juga menutup dengan banyak doa-doa mulia, lalu diakhiri dengan ratib Surat Al-Fatihah.

Semoga Allah Swt. memanjangkan umur beliau dan menjaganya dalam curahan rahmat dan kasih sayang-Nya, serta dalam keadaan sehat wal \’afiyat. Amin ya Robbal \’Alamin. Bijahi sayyidil mursalain.


وصلى الله وسلم على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين. والحمد لله رب العالمين.

/ Mutiara Islam / Tags:

Comments

No comment yet.

Tulis Komentar