Blog

Srigalan Dan Kambing Pun Akur Dimasa Sayyidina Umar Bin Abdul Aziz

Kita berharap dan terus berharap walaupun Sayyidina Umar Bin Abdul Aziz Tak Mungkin Kembali. Tapi Harapan Indonesia Makmur dengan Pemimpin yang adil tak boleh lekang,
Betapa bahagianya kita andaikan tanah tumpah darah kita Indonesia, negeri penggalan surga yg populer dengan semboyan \”Gemah Ripah Loh Jenawi Toto Tentrem Kertoraharjo\” Terwujud dengan adilnya Para Pemimpin, ilmunya para Ulama, kedermawanan Orang orang yang kaya Dan Doa orang Yang Miskin.

Kita juga berharap Jangan sampai Bumi indonesia tercinta Ini menjadi negeri antah berantah yg kondisinya terbalik pengembala kambing (pemerintah : pen.) yg seharusnya menjaga kambingnya (rakyat : pen.) dari terkaman serigala malah menjadi serigala seperti yang sudah digambarkan oleh seorang penyair arab dalam sebuah syairnya :

وراعى الشاة يحمي الذئب عنها
فكيف اذا الرعاة لها ذئاب

Pengembala kambing seharusnya menjaga kambingnya dari terkaman serigala, tapi bagaimana jika sang penggembala yg menjadi serigalanya ?.

Berikut ini adalah kesaksian para Ulama tentang keadilan Sayyidina Umar bin Abdul Aziz :

1. Hasan Al-Qasshab berkata :
\”Aku melihat serigala merumput dengan kambing disebuah padang di masa pemerintahan Sayyidina Umar bin Abdul Aziz, aku berkata : Subhanallah maha suci Engkau Ya Allah, kenapa serigala bisa berkumpul dg kambing dan tidak memangsanya ?\”
Penggembala kambingnya menjawab : \”Jika pemimpin negerinya baik maka rakyatpun akan baik (sampai binatang buas sekalipun : pen.)\”.

2. Malik bin Dinar berkata :
\”Ketika Sayyidina Umar bin Abdul Aziz dinobatkan sebagai Khalifah para penggembala kambing bertanya : Siapakah gerangan orang baik yg saat ini dinobatkan sebagai Khalifah yang keadilan-nya mampu menghentikan serigala memangsa kambing-kambing kita ?\”.

3. Musa bin A\’yun berkata :
\”Kami menggembala kambing di desa Karman pada masa pemerintahan Sayyidina Umar bin Abdul Aziz. Kami melihat kambing-kambing dan serigala merumput dalam satu padang. Tiba tiba pada suatu malam ada serigala yg memangsa kambing maka aku berucap : Aku menduga lelaki shaleh yg jadi pemimpin itu telah meninggal dunia. Ternyata praduga penggembala kambing benar adanya Sayyidina Umar bin Abdul Aziz memang meninggal pada malam itu.
[Jalaluddin As-Suyuthi, Tarikhul Khulafa\’, hal. 207 Cet. Dar Al-Kutub Al-Islamiyah, 2011 M]

– قال حسن القصاب : رأيت الذئاب ترعى مع الغنم بالبادية في خلافة عمر بن عبد العزيز , فقلت :
سبحان الله ! ذئب في غنم لا يضرها؟
فقال الراعي : إذا صلح الرأس فليس على الجسد بأس

– وقال مالك بن د ينار : لما ولى عمر بن عبد العزيز قالت الشاء : من هذا الصالح الذي قام على الناس خليفة؟ عدله كف الذئاب عن شائنا

– قال موسى بن أعين  : كنا نرعى الشاء بكرمان في خلافة عمر بن عبد العزيز فكانت الشاة و الذئب ترعى في مكان واحد فبينا نحن ذات ليلة إذ عرض الذئب للشاة فقلت : ما نرى الرجل الصالح إلا قد هلك فحسبوه فوجدوه مات تلك الليلة
[تاريخ الخلفاء – السيوطى : ٢٠٧]

/ Kisah dan Hikmah / Tags:

Comments

No comment yet.

Tulis Komentar