Blog

images.jpg

Tingkeban Atau Mitoni Bayi Yang Dikandung

Tingkeban Atau Mitoni Bayi Yang Dikandung


Untuk usia kandungan 6 bulan ke bawah anjuran salah seorang Mbah Kiai Sepuh yang bernama K.H. M. Khozin Ringin Agung Kediri agar sering-sering dibacakan doa ini:


رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هذَا بَاطِلًا. سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابًا النَّارِ


Acara tinkeban ini biasanya dilakukan pada saat usia janin memasuki umur 7 bulan. Dalam acara ini biasanya para undangan diminta membaca surat Luqman bersama-sama dan mendoakan janin yang sedang dikandung agar dilindungi oleh Allah hingga ia lahir, dan kelak menjadi anak yang soleh atau solehah, Ada Juga sebagian daerah yang diminta membaca surat Maryam dan Surat Yusuf dengan harapan agar kalau wanita kesholihahannya seperti Sayyidah Maryam Ibunda Nabi Isa dan kalau laki-laki agar seperti Nabi Yusuf ‘alaihimassalam. Di akhir acara, biasanya tuan rumah akan menyuguhi tamu undangan dengan sedekah berupa makanan.

Contoh doa yang bisa dibacakan pada acara Tingkeban atau nujuh bulan ini bisa kita simak dalam karya Lajnah Ta’lif Pustaka Gerbang Lama, Pondok Pesantren Lirboyo, dalam buku


Menembus Gerbang Langit; Kumpulan Doa Salafus Shalih (Kediri: Pustaka Gerbang Lama, 2010), hal. 120:


اَللّٰهُمَّ يَا مُبَارِكُ بَارِكْ لَنَا فِي الْعُمُرِ وَالرِّزْقِ وَالدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْوَلَدِ. اَللّٰهُمَّ يَا حَافِظُ احْفَظْ وَلَدِيْ مَا دَامَ فِي بَطْنِ أُمِّهِ وَاشْفِهِ مَعَ أُمِّهِ أَنْتَ الشَّافِيْ لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ وَلَا تُقَدِّرْهُ سَقَمًا وَلَا مَحْرُوْمًا. اَللّٰهُمَّ صَوِّرْ مَا فِي بَطْنِهَا صُوْرَةً حَسَنَةً جَمِيْلَةً كَامِلَةً وَثَبِّتْ فِي قَلْبِهِ إِيْمَانًا بِكَ وَبِرَسُوْلِكَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ اَللّٰهُمَّ طَوِّلْ عُمُرَهُ وَصَحِّحْ جَسَدَهُ وَحَسِّنْ خُلُقَهُ وَأَفْصِحْ لِسَانَهُ وَأَحْسِنْ صَوْتَهُ لِقِرَاءَةِ الْقُرْآنِ وَالْحَدِيْثِ بِجَاهِ سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ


“Ya Allah Sang Pemberi Berkah, berkahi kami dalam umur, rizqi, agama, dunia, dan anak. Ya Allah Sang Penjaga, jaga anakku selama dia berada di perut ibunya, beri kesehatan pada dia dan ibunya. Engkau Sang Pemberi Kesehatan. Tiada kesehatan kecuali dari-Mu, tiada yang bisa mentakdirkan sakit dan bahaya. Ya Allah, bentuklah janin yang ada di perut ibunya dengan rupa yang baik, indah, dan sempurna. Tetapkan dalam hatinya keimanan pada-Mu dan rasul-Mu di dunia dan akhirat. Ya Allah, panjangkan umurnya, sehatkan jasadnya, baguskan akhlaknya, fasihkan lisannya, merdukan suaranya untuk membaca Al-Qur’an yang mulia dan hadits, dengan berkah derajat sang penghulu para utusan.”

/ Adat Dan Ibadat, Doa Dan Wirid / Tags:

Comments

No comment yet.

Tulis Komentar