Blog

Penamaan Mie setan Menurut Syariah Islam

*_Penamaan MIE SETAN Menurut SYARIAT Islam._*

*Hasil Kajian Bahtsul Masail LBM PCNU Kab. BLITAR di Masjid Al Hikmah Desa Wonotirto Kec Wonotirto Sabtu Pahing 19 Oktober 2019.*

*MUSOHIH*
*KH. AZIZI H*
*PERUMUS*
*K. ALI ROMZI*
*K. DINNUL QOYYIM S.Pd*
*K. MA\’RIFATUS S.Pd.I*

*MODERATOR:*
*Ust. AHMAD MUZAKI M.HI*
*Notulensi:*
*Team LBM PCNU Kab. BLITAR.*

*1. MIE SETAN DAN MIE IBLIS.*

*Belakangan ini ramai di bahas di kalangan santri dan akademisi terkait salah satu fatwa MUI propinsi di indonesia bagian barat terkait penggunaan nama untuk produk makanan dan minuman, obat-obatan, kosmetik dan pakaian yang dilarang dalam agama, sehingga ketika nama-nama tadi menyangkut hal- hal yang prinsip di dalam islam terkait soal akidah seperti nama neraka, setan dan iblis, maka penggunaan nama seperti mie setan, mie iblis, kopi neraka maka hukumnya haram.*
*Sedangkan nama-nama yang terkait soal akidah seperti mie ayam dodo mentok, ayam panggang semok, maka hukumnya makruh. LBM MWCNU TALUN.*

*Pertanyaan:*
*A. apakah benar menggunakan nama-nama yang terkait soal akidah untuk jenis makanan dan minuman hukumnya haram ?*

*Jawaban:*
*Tidak benar, karena nama-nama sebagaimana disebutkan dalam deskripsi tidak ada kaitannya dengan aqidah serta tidak mengandung pelecehan terhadap agama. Hukum memberi nama dengan nama-nama tersebut maksimal adalah makruh karena menggunakan nama-nama yang jelek.*

*إعانة الطالبين ج 2 ص 301*

*واعْلَمْ أنَّه تُكْرَهُ الْأَسْمَاءُ الْقَبِيْحَةُ كَحِمَارٍ وَكُلِّ مَا يُتَطَيَّرُ بِنَفْيِهِ أَوْ إِثْبَاتِهِ كَبَرَكَةٍ، وَغَنِيْمَةٍ، وَنَافِعٍ، وَيَسَارٍ، وَحَرْبٍ، وَمُرَّةٍ، وَشِهَابٍ، وَشَيْطَانٍ. وَتَشْتَدُّ الْكَرَاهَةُ بِنَحْوِ: سِتِّ النَّاسِ، أَوْ سِتِّ الْعَرَبِ أَوْ سِتِّ الْعُلَمَاءِ أَوْ سِتِّ الْقُضَاةِ، أَوْ سَيِّدِ النَّاسِ أَوْ الْعُلَمَاءِ أَوِ الْعَرَبِ، لِأَنَّهُ مِنْ أَقْبَحِ الْكَذِبِ*

*Ketahuilah !, bahwa MAKRUH menggunakan nama-nama yang jelek seperti nama himar, nama yang bisa diramalkan keburukan jika ada atau tidak adanya contoh : barokah, ghonimah, nafi’, yasar, harb, murroh, syihab dan syaithon. Dan sangat makruh menggunakan nama semisal Sittin Nas, Sittil ‘Arab, Sittil ‘Ulama’, Sittil Qudlot, Sayyidin Nas, Sayyidil ‘Ulama’, Sayyidil ‘Arab, karena nama-nama tersebut mengandung kebohongan yang berat.*

*B. Apakah ada perintah syariat tentang penggunaan nama untuk makanan minuman, obat-obatan, kosmetik dan pakaian ?*

*Jawaban : tidak ada*

Comments

No comment yet.

Tulis Komentar