X

Masih Wajibkah Jum\’at, Meski Telah Salat Hari Raya?

Masih Wajibkah Jum\’at, Meski Telah Salat Hari Raya?


Oleh : Ali Musthofa Siregar (Mahasiswa Tingkat Dua, Fakultas Syariah wal Qanun, Univ. al Ahgaff)


Pada tahun ini, menilik puasa Tarwiyyah yang dikerjakan pada hari Rabu, kemudian puasa Arafah pada hari Kamis, maka sudah bisa dikatakan, jika lebaran Idul Adha jatuh pada hari Jum\’at. Oleh sebab itu, banyak dari kalangan masyarakat yang bertanya, \”Apakah boleh setelah melaksanakan salat hari raya Idul Adha untuk tidak salat Jum\’at?\”.

Jawab :

Permasalahan hari raya bertepatan dengan hari Jum\’at menurut empat mazhab, sebagai berikut:


1) Mazhab Maliki dan Hanafi

Kedua mazhab ini berpendapat, tidak boleh bagi orang yang sudah salat hari raya meninggalkan salat Jum\’at.


2) Mazhab Hanbali

Mazhab ini berpendapat, kewajiban salat jum\’at gugur bagi orang yang telah melaksanakan salat hari raya. Akan tetapi, lebih utama bagi mereka tetap melaksanakan salat Jum\’at.


3) Mazhab Syafi\’i

Dalam Mazhab Syafi\’i, pendapat mengenai hal ini dibagi menjadi dua:

1. Penduduk daerah pedalaman yang jauh dari tempat pelaksanaan salat Jum\’at, boleh bagi mereka pulang setelah melaksanakan salat hari raya dan tidak salat jum\’at lagi, sebagai suatu keringanan bagi mereka. Dengan syarat, pulangnya mereka dari salat jum\’at mesti sebelum masuk waktu. Jika waktu salat jum\’at telah masuk, maka mereka tetap wajib salat jum\’at.

2. Penduduk daerah yang dekat dari tempat pelaksanaan jum\’at, tetap wajib untuk salat Jum\’at.

Catatan :

Imam Syafi\’i hanya memberikan keringanan untuk tidak salat Jum\’at lagi terhadap orang-orang muslim yang jauh tempat tinggalnya dari tempat pelaksanaan salat Jum\’at.

Akan tetapi untuk masa kini, tentu sangat berbeda dengan zaman dahulu. Untuk menuju ke masjid saja, harus menempuh jarak yang cukup jauh, bahkan dengan menaiki unta. Sementara saat ini, jarak masjid dengan tempat tinggal sangat dekat, bahkan cukup dengan jalan kaki. Andaipun jauh misalnya, sudah ada kendaraan yang memudahkan perjalanan menuju tempat pelaksanaan salat Jum\’at.

Oleh karena itu, hukum yang lebih relevan pada saat ini adalah tetap wajib salat Jum\’at pada hari tersebut, meski sudah melaksanakan salat Hari Raya Idul Adha.

Semoga Bermanfaat.


Referensi:
📚 An-Najm al-Wahhaaj, Juz 2 Hal. 537
📚 Mughnii al-Muhtaaj, Juz 1 Hal. 539
📚 Roudhoh ath-Thoolibiin, Juz 2 Hal. 279
📚 Bughyah al-Mustarsyidin, Juz Hal. 187
📚 Al-Majmuu\’ Syarh al-Muhadzdzab, Juz 4 Hal. 491
📚 Al-Musuu\’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah, Juz 27 Hal. 209.

===============

songkok.id: Admin Songkok.co.id