Blog

mandinya jenazah yang junub.png

Hukum Mandinya Jenazah yang mati dalam keadaan junub

Hukum Mandinya Jenazah yang mati dalam keadaan junub


Prolog:


Maut Adalah suatu yang misterius yang tidak bisa ditebak kapan datangnya, bahkan ada riwayat yang menjelaskan bahwa ada sahabat Nabi yang wafat dalam kondisi junub seperti Sahabat Handzholah radhiallahu anhu mati syahid dalam kondisi junub, dan dimandikan oleh para malaikat melalui kisah yang amat terkenal yang diriwayatkan oleh Ibnu Ishaq, dan yang lainnya, sebagaimana yang dikatakan Al-Hafidz rahimahullah dalam “Fathul Bari”.


PERTANYAAN


1. Bagaimana Mandinya Jenazah yang mati dalam keadaan junub


JAWABAN


Dimandikan cukup 1x seperti yang di sampaikan
Imam Nawawi rahimahullah dalam “Majmu’ Syarah Muhaddzab”


المجموع شرح المهذب ص ۱٢٣ ج٥
(فرع)
مذهبنا ان الجنب والحائض اذا ماتا غسلا غسلا واحدا، وبه قال العلماء كافة الا الحسن البصري فقال: يغسلان غسلين. قال ابن المنذر: لم يقل به غيره
Artinya:
“(far’un) Mazhab kita bahwa seorang yang junub dan haid ketika meninggal dunia, maka dimandikan sekali saja. Dan ini adalah pendapat hampir semua ulama kecuali Hasan Basri beliau mengatakan, “Dimandikan dua kali”. Ibnu Munzir mengomentari, “Tidak ada yang mengatakan selain beliau”.

Comments

No comment yet.

Tulis Komentar